Filed under: Uncategorized

Implementasi wirausaha dalam kebidanan berbasis TIK

MAKALAH
DAUR ULANG PAKAIAN BEKAS
SEBAGAI SUMBER DAYA MANUSIA

DISUSUN OLEH :
ANITA KARIMAH
ROSMINI ABDUL HAMID
SITI DEBIE GUNAWAN
SUCI PENTIANI DIPUTRI
TRISNADA SILMI

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SUKABUMI
PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN
2017/2018

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami haturkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah ini dengan judul “DAUR ULANG PAKAIAN BEKAS SEBAGAI SUMBER DAYA MANUSIA”.
Dalam pembuatan makalah ini, banyak kesulitan yang kami alami terutama disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Namun berkat bantuan dari semua pihak akhirnya makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Serta Tak ada gading yang tak retak. Begitu pula dengan makalah yang kami buat ini yang masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnnya membangun dalam pembuatan makalah kami ke depannya.

Sukabumi, 23 Oktober 2018

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii

BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Rumusan Masalah 3
C. Tujuan 4
D. Manfaat 4

BAB II PEMBAHASAN 5
A. Pengertian Daur Ulang 5
B. Tujuan Dan Manfaat Daur Ulang 5
C. Langkah-langkah Mendaur Ulang Pakaian 7
D. Bentuk dan Macam-macam model daur ulang pakaian bekas 7
E. Cara memulai Bisnis Daur Ulang Pakaian 9
F. Inovasi 10
G. Pemanfatan dan Hubungan IT dalam Entrepreneurship 12

BAB III PENUTUP 13
Kesimpulan 13

DAFTAR PUSTAKA 14
BAB l
PENDAHULUAN

Latar belakang
Berkembangnya industri fashion, di tanah air semakin pesat. Banyaknya kegiatan jual beli yang terus berputar membuat perekonomian di Indonesia selalu mengalami perkembangan. Industri busana ini antara lain adalah garmen. Garmen merupakan bagian dari industri fashion yang memegang kendali dalam proses produksi pakaian siap pakai dalam jumlah yang besar. Setiap harinya ratusan ribu pasang baju dihasilkan dengan kualitas yang beragam, bahkan karena kualitasnya yang mumpuni tidak jarang hasil produksi ini di ekspor ke luar negeri. Industri garmen ini juga menyokong hasil produksinya di dalam negeri. Namun konsumen tidak jarang terus membeli pakaian atau baju baru, walaupun dalam kenyataannya kita juga masih memiliki banyak baju yang dapat di pakai. Banyak alasan dalam hal membeli pakaian atau baju baru, namun konsumen tidak sadar telah menimbun pakaian bekas yang masih memiliki potensi untuk diolah.
Di kecamatan nagrak terutama kecamatan cibadak yang menjadi pusat pabrik garmen lebih dari 3 garmen yang menjadi perhatian masyarakat dan membuat organisasi yang memfokuskan kegiatan organisasinya pada pengurangan penggunaan air dan pengolahan limbah terutama limbah garmen dan rumah tangga secara optimal. Organisasi tersebut menyatakan bahwa , pada tahun 2017 kenyataannya 20 persen sampai 30 persen pakaian di pasaran telah habis waktu pakai atau sudah waktunya untuk dibuang, Dan untuk memproduksi 1 kilogram katun kita menggunakan air sebanyak 25.000 liter. Dapat di prediksi banyaknya baju baru yang selalu diproduksi setiap hari, banyaknya air yang terbuang, dan banyakya limbah yang dihasilkan. Pengolahan limbah dilakukan dalam rangka mengurangi atau memperbaiki keadaan lingkungan namun terkadang pengolahan limbah ini menghasilkan limbah yang baru. Selain itu menjadikan lebih banyak penumpukan baju bekas atau baju yang sudah lama menjadi ditumpuk dan tidak berguna serta menjadi sarang penyaklit karena penumpukan itu.
Dalam rangka mengolah limbah tanpa menghasilkan limbah baru atau mengurangi kuantitas limbah yang dihasilkan, dengan melakukan metode upcycle dan recycle pada baju-baju bekas yang sudah menumpuk, diharapkan menambah masa pakai baju bekas dapat meningkatkan nilai ekonomis, fugsional dan estetikanya.
Limbah tekstil jika tidak ditangani dengan baik dapat memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan alam sekitar kita. Hal ini karena limbah tekstil memiliki karakteristik-karakteristik sebagai berikut:
Sulit menyatu kembali dengan lingkungan alam.
Dapat merusak biota yang ada didalam tanah dalam jangka waktu tertentu.
Apabila dibakar asapnya bisa mencemari udara
Bisa menjadi media berkembangnya bibit penyakit.
Bisa menyumbat saluran-saluran air yang pada akhirnya bisa menimbulkan banjir.
Membutuhkan lahan yang luas sebagai tempat pembuangannya
Maka sebab itulah penulis membuat sebuah makalah tentang limbah pakaian bekas, karena begitu besar dampak negatif yang terjadi akibat banyaknya limbah pakaian bekas yang tidak berarti. Kita bisa menghasilkan kreasi dan kreatifitas baru yang berguna bagi masyakat.
Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau, Dengan populasi lebih dari 237 juta jiwa pada tahun 2010, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, dengan lebih dari 207 juta jiwa. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih secara langsung.
Dengan adanya kependudukan yang padat pada negara kita ini maka banyak pulalah kebutuhan yang harus dipenuhi bagi setiap individu dan pemerintahan dalam mencari setiap solusi dari permasalahan, di antaranya tentang limbah kain bekas pakaian dan sandang, selain berbagai persoalan tentang limbah kain bekas pakaian dan sandang pasti juga adanya masalah dalam pemenuhan setiap kebutuhan, oleh sebab itu dengan adanya hal baru dalam menciptakan sesuatu yang baru tentang limbah kain bekas pakaian dan sandang maka persoalan limbah kain bekas pakaian dan sandang pun menjadi berguna dan tidak memberikan dampak negatif terlalu banyak dalam masyarakat
Dengan adanya pemberdayaan kain bekas pakaian dan sandang menjadi sesuatu yang baru maka kita akan mendapatkan keuntungan. Apabila hasil dari kreasi bisa terjual bahkan apabila hasil karya bisa di pasarkan sampai keluar negeri, jika memang pemasaran yang kita lakukan sampai meluas keluar negeri maka bukan hanya diri kita yang akan mendapatkan keuntungan dan solusi dari limbah kain bekas pakaian dan sandang bahkan negara kita juga akan mendapatkan solusi dan keuntungan dari masalah limbah kain bekas pakaian dan sandang dengan adanya hal tersebut maka kita dapat membuka lapangan pekerjaan baru, dan menyelamatkan bumi kita dengan memperkecil terjadinya pembakaran limbah kain bekas pakaian dan sandang . Maka persoalan alam kita akan lebih baik,bumi kita akan terjaga, dan perekonomian masyarakat dinegara kita akan sedikit teratasi, jika kita menjaga bumi kita maka bumi kita akan memberikan kita cintanya dengan kehidupan baru, kehidupan sehat, aman, bersih dan tentram, bahkan generasi penerus kita akan merasakan indahnya bumi kita tercinta
Berdasarkan hal tersebut, maka sekiranya pemerintah dan masyarakat dapat mengambil kebijakan dengan cara mengolah limbah kain bekas dan kesempatan bagi masyarakat untuk berkarya serta beraktifitas dengan mengolah limbah kain bekas. Paradigma yang menjadi acuan dalam meyelesaikan permasalah ini tidak lagi berdasarkan atas pertanyaan “bagaimana cara menghilangkan mereka?” tetapi seharusnya “bagaimana cara agar keberadaan mereka tidak menjadi sebuah permasalahan?”.

Rumusan Masalah
Apa itu daur ulang ?
Apa saja tujuan dan manfaat daur ulang?
Bagaimana cara memulai daur ulang?
Apa saja langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mendaur ulang pakaian/kain?
Bagaimana metode pengolahan limbah pakaian bekas dengan kuantitas yang baik?
Bagaimana cara memanfaatkan potensi pakaian bekas agar meningkatkan nilai ekonomis?
Bagaimana bentuk dan macam-macam pengolahan pakaian bekas ?
Bagaimana inovasi dari limbah pakaian/kain?

Tujuan
Untuk mengetahui apa itu daur ulang
Untuk mengetahui apa saja tujuan dan manfaat daur ulang
Untuk mengetahui bagaimana cara daur ulang
Untuk mengetahui langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mendaur ulang pakaian/kain
Untuk mengetahui metode pengolahan limbah pakaian bekas dengan kuantitas yang baik.
Untuk mengetahui cara memanfaatkan petensi pakaian bekas agar meningkatkan nilai ekonomis.
Untuk mengetahui bentuk dan macam-macam pengolahan dari pakaian bekas.
Untuk mengetahui inovasi dari pakaian bekas

Manfaat
Untuk mahasiswa, menambah ilmu baru dalam bidang pengolahan pakaian bekas
Untuk masyarakat , menambah pengetahuan tentang inovasi pengolahan pakaian bekas.

BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian Daur ulang
Yang dimaksud daur ulang di sini bukanlah memungut pakaian bekas dan menjualnya kembali. Jelas itu merupakan penipuan. Yang dimaksud dengan mendaur ulang pakaian disini adalah membuat pakaian layak pakai yang sudah tidak terpakai, menjadi sesuatu yang baru dan trendi kembali.
Pendaur-ulangan bisa dengan memperbaiki bagian yang dirasa kurang cocok, dan menambah sesuatu yang baru. Contohnya, saat ini banyak anak muda yang gemar memakai pakaian yang sudah kuno dan oldies. Nah, dengan sedikit memoles pakaian dengan model lama yang tentunya masih layak pakai, maka Anda akan dengan mudah mendapatkan barang untuk dijual.
Atau, kalau Anda memiliki kelebihan dalam hal menjahit, Anda bisa mencontek model-model pakaian lama milik orang tua Anda dan membuat baju baru dengan model lama. Jangan takut bersaing dengan pakaian model baru. Penggemar pakaian model lama tidak pernah ada habisnya. Anda bisa menjualnya online, atau membuka booth di garage sale.

Tujuan Dan Manfaat Daur Ulang
Banyak manfaat yang diperoleh dari pendaur ulangan bahan bekas yang ada di sekitar kita, seperti plastik bekas, kertas bekas, kayu bekas, pakaian bekas, dan lain–lain. Daur ulang dapat meningkatkan kreativitas, mengurangi pencemaran dan sebagainya. Berikut akan kami jelaskan beberapa manfaat yang ada dalam usaha pengelolaan sampah daur ulang. Manfaat yang diperoleh antara lain :
Membuka lapangan kerja. Manfaat yang paling menonjol adalah masyarakat dapat membuka lapangan kerja. Bekerja di sektor formal saat ini sempit kesempatannya. Melamar pekerjaan membutuhkan syarat tertentu. Lowongan pekerjaan sedikit, sehingga sulit mencari pekerjaan. Usaha daur ulang ini dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat di sektor informal. Dengan bertambahnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tingkat pengangguran dapat dikurangi.
Meningkatkan pendapatan masyarakat. Berkreasi dari bahan bekas menjadi kerajinan-kerajinan tangan lalu didistribusikan kepada masyarakat dapat meningkatkan pendapatan. Apalagi bahan baku daur ulang tidak membutuhkan modal yang besar. Dalam ekonomi, usaha seperti ini dapat menekan biaya operasional dan retribusi. Sehingga pemerintah daerah lebih ringan dalam pengeluaran pengelolaan sampah. Barang daur ulang mempunyai nilai ekonomi yang menghasilkan pendapatan. Sehingga masyarakat dapat berdaya secara ekonominya. Pemberdayaan ekonomi rakyat yang dimaksud disini adalah adanya pendapatan atau penghasilan yang bisa diperoleh dari hasil penjualan barang olahan dari bahan bekas menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomi.Dengan memperoleh penghasilan tersebut masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
Mengurangi pencemaran lingkungan. Sampah yang dibakar dan limbah pabrik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Mendaur ulang sampah-sampah dan memanfaatkan limbah, dengan menjadikannya barang kerajinan dan barang-barang kreasi lainnya, pencemaran lingkungan dapat dikurangi.
Menghemat sumber daya alam. Berkreasi dari bahan bekas dapat menghemat sumber daya alam sebagai bahan baku kebutuhan hidup manusia.Contohnya, dengan mendaur ulang kertas kita dapat mengurangi laju pengurangan jumlah pohon.
Mencegah penyakit. Sampah yang menumpuk dapat menyebabkan penyakit. Dengan mendaur ulang sampah-sampah, tumpukan sampah akan berkurang. Tingkat kebersihan pun akan meningkat jika pengelolaan sampah berjalan dengan baik.
Menambah kreativitas dan keterampilan. Dengan berkreasi dari bahan bekas, kita akan lebih kreatif dan terampil. Kita dapat menemukan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif dalam berkreasi

Langkah-langkah Mendaur Ulang Pakaian
Langkah-langkah yang dapat digunakan untuk mendaur ulang pakaian/kain :
Permak model dan gaya pakaiannya. Jika pakaian lama Anda tidak digunakan lagi karena modelnya sudah kuno atau sudah bosan dengan modelnya, coba permak atau ubah modelnya. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara tergantung pakaiannya. Misalnya menambahkan hiasan, atau memotong dan merapikannya sehingga menjadi jenis pakaian yang berbeda (misal dari T-shirt menjadi tank top).
Ubah celana jeans tua atau rusak Anda menjadi celana pendek.
Robek bagian tertentu pada jeans Anda untuk memberi tampilan yang berbeda.
Buat tambalan yang menarik pada pakaian Anda.
Baca beberapa buku paduan untuk mengubah model pakaian Anda. Ada banyak buku yang bisa memberi Anda ide dalam mengubah model pakaian Anda sehingga menjadi lebih menarik dan sesuai selera Anda.
Warnai ulang kainnya untuk membuatnya terlihat betul-betul berbeda. Mungkin inilah yang perlu Anda lakukan untuk membuat pakaian lama Anda tidak tampak kuno lagi. Anda bisa dengan bebas mewarnai ulang pakaian Anda menjadi warna yang sedang trend saat ini, atau malah mewarnainya menjadi warna yang trend di zaman dulu.

Bentuk dan Macam-macam model daur ulang pakaian bekas
Gunakan cat yang dengan bahan alami jika Anda sedang mencoba untuk mendaur ulang bahan pewarna organik atau cat yang ramah lingkungan.
Membuat pakaian baru. Bongkar pakaian Anda, lalu buat sebuah pakaian baru yang tidak memerlukan terlalu banyak bahan. Jika Anda merasa bahannya kurang atau merasa kreatif, gabungkan dengan bahan kain lain.
Membuat rok pendek dari T-shirt. Potong bagian tas dari T-shirt tepat di bawah lengannya, lalu masukkan karet di bekas potongan tersebut dan jahit yang rapi untuk membuat bagian pinggangnya.
Membuat aksesoris kain. Buat bandana, ikat rambut, gelang, kalung, sendal, atau ikat pinggang dari pakaian bekas Anda. Cukup potong dan bentuk sesuai dengan benda apa yang ingin Anda buat.
Membuat aksesoris musim dingin. Buat topi, syal, atau sarung tangan dari sweater atau jaket bekas Anda.
Buat tambalan. Pasang tambalan dengan warna yang menarik pada jeans biru atau rok pendek jeans Anda. Atau Anda juga bisa menambahkan kantong dalam pada jaket Anda.
Membuat mainan. Anda bisa membuat boneka kecil atau mainan lain untuk anak-anak Anda dari pakaian bekas.
Jadikan sampul buku. Jika Anda merasa yang membuang kain pada pakaian Anda (karena mahal atau punya nilai sentimental), jadikanlah kain tersebut sebagai sampul buku, jurnal, atau album foto. Dengan begitu Anda tidak harus membuang kain pakaian Anda dan akan terus melihatnya.
Membuat bingkai foto. Lapis bingkai foto berbahan karton yang Anda buat dengan kain dan lekatkan dengan lem.
Membuat penutup lampu. Ganti penutup lampu tidur Anda dengan kain dari pakaian bekas Anda. Cukup cabut kain yang lama dan ganti dengan yang baru.
Penutup papan mading. Gunakan lembar kain yang cukup lebar dari pakaian bekas Anda untuk menutupi papan mading Anda yang mungkin terlihat tidak menarik. Lekatkan kainnya dengan lem. Lalu, gunakanlah papan itu seperti papan mading biasa.
Membuat selimut. Jahit kain Anda dengan rapidan dengan corak atau pola yang menarik.
Selain itu, anda juga bisa menjadikan kain ini menjadi sarung bantal jika kain tersebut cukup lembut.
Membuat gorden baru. Buat sebuah gorden sederhana untuk jendela atau ventilasi Anda. Atau Anda bisa membuat bagian lain dari gorden seperti bagian pengikatnya dari kain ini.
Membuat gorden baru. Buat sebuah gorden sederhana untuk jendela atau ventilasi Anda. Atau Anda bisa membuat bagian lain dari gorden seperti bagian pengikatnya dari kain ini.
Membuat tas hadiah. Potong kain menjadi sebuah kain panjang. Lipat kainnya menjadi dua, jahit, lalu rapikan bagian atas tasnya. Pasang pita pada bagian atas , dan Anda akan mendapatkan tas hadiah yang bagus untuk botol anggur atau seikat bunga.
Buat bantalan yang nyaman dan besar untuk anjing peliharaan Anda. Gunakan kain dari flannel Anda atau kain lain yang lembut untuk membuat ini.
Buat bantalan yang nyaman dan besar untuk anjing peliharaan Anda. Gunakan kain dari flannel Anda atau kain lain yang lembut untuk membuat ini.
Buat selimut denim dari denim atau flannel bekas.
Jadikan kain lap. Jika pakaian Anda memang sudah tidak layak pakai, jadikanlah kain lap agar tetap bisa berguna meskipun tidak bisa lagi dipakai.

Cara memulai Bisnis Daur Ulang Pakaian
Memulai bisnis ini cukup mudah. Yang perlukan pertama kali adalah bagaimana cara agar jasa ini dikenal oleh para kosumen, yaitu:
Cara paling mudah adalah menyebarkannya dari mulut kemulut.
Cara berikutnya adalah dengan media brosur yang sederhana, jika modalnya pas-pasan, namun jika modalnya agak besar dapat membuat brosur yang lebih menarik.
Dengan menggukan media internet, cara ini selain mudah juga tidak memerlukan banyak modal.
Sebagaimana bisnis jasa lain pada umumnya, kualitas dan harga menjadi modal penting. Jika pelanggan kurang puas atau harga yang diberikan terlalu mahal, maka lama kelamaan akan ditinggalkan para konsumen. Jika pelanggan puas dengan hasil dan pelayanan, maka dengan sendirinya mereka akan mempromosikan jasa ini secara gratis pada orang pihak lainnya.Oleh karena itu untuk memberikan pelayanan prima pada konsumen.

Inovasi
Tujuan paling utama dari mendaur ulang pakaian bekas ini yaitu untuk memberdayakan manusia untuk menjadikan setiap individu agar lebih kreatif dan inovatif terutama yang tidak memilik pekerjaan dan memiliki banyak waktu luang bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pakaian bekas ini dengan nilai ekonomis.
Hal pertama yang dilakukan yaitu pengumpulan pakaian bekas dari setiap kampung kemudian ditampung dan dipisahkan berdasarkan bahan, kualitas, dan model. Setelah semuanya dipisah maka langsung ke langkah-langkah daur ulang pakaian bekas, mulai dari mempersiapkan peralatan yang akan digunakan sampai dengan teknik pendaur ulangan pakaian bekas menjadi produk yang baru dan trendi. Jangan lupa untuk selalu memperhitungkan setiap biaya yang keluarkan untuk setiap produk untuk menentukan harga jual dipasaran.
Dalam menentukan harganya tentu akan berbeda-beda tergantung dari biaya yang dikeluarkan, kualitas bahan dan model juga menjadi salah satu faktor yang menjadikan harga itu berbeda.

Contoh :
Celana jeans
Dalam mendaur ulang satu celana jeans ± Rp. 30.000 dan harga yang dipatok di pasaran mulai dari Rp. 40.000-50.000 tergantung tingkat kesulitan dan penambahan model atau pemanis dalam pendaur ulangan celana jeans itu sendiri.
Kemeja
Dalam mendaur ulang satu kemeja Rp. 15.000-20.000 dan harga yang dipatok dipasaran mulai dari Rp.30.000-35.000 tergantung tingkat kesulitan dan penambahan model atau pemanis dalam pendaur ulangan kemeja itu sendiri
Kaos
Dalam mendaur ulang satu kaos ± Rp. 5.000-10.000 dan harga yang dipatok dipasaran mulai dari Rp. 25.000-30.000 tergantung tingkat kesulitan dan penambahan model atau pemanis dalam pendaur ulangan kaos itu sendiri.
Bahan
Dalam mendaur ulang pakaian bekas pastilah banyak bahan yang berbeda mulai dari bahan yang biasa sampai dengan yang berkualitas dipatok mulai dari Rp. 15.000-50.000 tergantung dari jenis bahan yang digunakan dan tingkat kesulitan pembuatan.
Berdasarkan deretan harga diatas hasil keuntungan dari setiap penjualan dibagi-bagi kembali yaitu 10 % untuk asuransi kesehatan 15 % untuk sumbangan 15 % untuk upah kerja 20 % untuk kas dan 40 % untuk modal kembali.
Untuk inovasinya yaitu melakukan “CARFREEDAY” setiap sebulan sekali secara bergiliran di setiap kampung di Kecamatan Nagrak, dan di awal pembukaan selalu diadakan penyuluhan yang berhubungan dengan kesehatan untuk meningkatan kualitas kesehatan di Kecamatan Nagrak.

Pemanfatan dan Hubungan TIK dalam Entrepreneurship
Dalam entrepreneurship tentu sangat berkaitan erat dengan Ilmu Teknologi apalagi di era globalisasi ini yang segala sesuatunya selalu berhubungan dengan teknologi.
Secara garis besar ini sangat membantu dalam proses penjualan yang sederhana namun hampir semua orang bisa mengetahuinya. Penjualan bisa dilakukan secara online atau menggunakan internet media yang digunakan bisa handphone, komputer, laptop, notebook dan web. Dan aplikasi yang digunakan bisa melalui whatsap, facebook, line, instagram dan aplikasi lainnya. Sehimgga mempermudah kegiatan ini dan mengoptimalkan kegiatan.
Pemanfaatan dari TIK ini selain mempermudah dalam penjualannya, menjadikan waktu menjadi lebih efektif dan bisa sambil melakukan kegiatan yang lain serta tidak perlu menggunakan biaya yang cukup besar.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat serta trend akan membuat daur ulang pakaian ke depan ikut meningkat. Beberapa macam seperti pakaian, dompet, tas tangan, tas ransel, phone case, laptop case, dan bahkan sepatu kini mulai dipadu-padankan dengan kain/pakaian hasil daur ulang.
Selain untuk menjadikan setiap rumah sehat dan bersih dari sarang penyakit akibat dari penumpukan kain/pakaian bekas. Tidak diduga-duga, ternyata barang yang didaur ulang tersebut laku keras di pasaran. Dipadukan dengan model masa kini, barang-barang tersebut sukses menjerat minat masyarakat, yang sebagian besar adalah anak muda. Untuk menambah keuntungan dan memperluas pasar, anda bisa membuat karya dengan desain Anda sendiri. Dengan membuat pola dan desain yang tentunya tidak pasaran, pastilah bisnis daur ulang pakaian/kain ini akan laku keras dan menghasilkan untung yang tidak sedikit. Mengingat peluang ini akan selalu terbuka lebar.
Dalam permasalahan dan kegiatan ini TIK sangat berpengaruh terutama dalam hal penjualan selain dengan melakukan kegiatan Carfreeday bisa juga dilakukan secvara online atau menggunakan internet melalui media handphone, komputer, laptop, notebook dan web. Dan aplikasi yang digunakan bisa melalui whatsap, facebook, line, instagram dan aplikasi lainnya. Sehimgga mempermudah kegiatan ini dan mengoptimalkan kegiatan.
Pemanfaatan dari TIK ini selain mempermudah dalam penjualannya, menjadikan waktu menjadi lebih efektif dan bisa sambil melakukan kegiatan yang lain serta tidak perlu menggunakan biaya yang cukup besar.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.academia.edu/3162103/PELUANG_BISNIS_MAHASISWA
http://ahmadjalaluddinrabbany.blogspot.nl/2015/06/macam-macam-usaha-rumahan-kreatif-yang.html
http://id.wikihow.com/Mendaur-Ulang-Pakaian-Bekas
http://www.indgrindingmillcollege.tk/pertambangan/alat-daur-ulang-kain.htm

Tugas ini dibuat sebagai materi tugas MK "Teknologi dan Informasi" pada jurusan kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan SukabumiTugas ini dibuat sebagai materi tugas MK "Teknologi dan Informasi" pada jurusan kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi www.stikesmi.ac.id dosen pengampudosen pengampu www.geri.my.id

Filed under: Uncategorized

Pembuatan Film Pendek ” Mahasiswa Bidan Siaga “


Mahasiswa Bidan Siaga

Sinopsis Film Pendek

Film pendek ini menceritakan tentang 3 mahasiswa yang dengan sigap menolong seorang ibu hamil yang akan bersalin di jalan dengan mengamalkan ilmu yang sudah di dapat dipelajari di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi

 

 

Peran

Disini saya sebagai penulis naskah yang membuat dan mengatur alur cerita, mulai dari awal sampai dengan akhir cerita. kesulitannya saat menulis naskah yaitu kurang bisa menggunakan eyd bahasa indonesia yang baik dan benar.

Selain itu saya juga berperan sebagai mahasiswa di dalam film pendek ini yang membantu ibu hamil yang akan bersalin dan menelpon bidan senior serta bidan ibu hamil tersebut untuk memberitahu dan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan dalam keadaan darurat seperti itu.

 

Resume :

Kekurangan dari video ini mungkin dari segi persiapan penolong, pasien alat dan obat kurang siap karena dalam kondisi darurat dan terdesak serta tidak adanya bidan senior yang mendampingi. Sedangkan kelebihan dari video ini yaitu pesan yang disampaikan pada seluruh mahasiswa bidan dimanapun berada untuk selalu siap siaga dalam tolong menolong apalagi dalam profesi.

Pesan

Sebagai mahasiswa kebidanan, bangkitkan semangat dan bulatkan tekad dalam menolong masyarakat dengan tulus. Jadilah calon bidan siaga yang siap antar dan jaga dimanapun kapanpun dan siapapun untuk mewujudkan indonesia sehat.

Video  ini dibuat untuk memenuhi tugas MK "Informasi dan Teknologi" program studi DIII Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi www.stikesmi.ac.id dosen pengampu www.geri.my.id

Filed under: Uncategorized

REVIEW JURNAL INFEKSI MENULAR SEKSUAL MULTIPEL PADA PEREMPUAN HAMIL TRIMESTER KEDUA

yang diampu oleh Geri Sugiran AS, STP

REVIEW JURNAL INFEKSI MENULAR SEKSUAL MULTIPEL PADA PEREMPUAN HAMIL TRIMESTER KEDUAReview ini dibuat sebagai materi Tugas MK “Teknologi dan Informasi” pada jurusan kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi

 

Infeksi Menular Seksual (IMS) dapat menimbulkan dampak yang serius pada kehamilan berupa kehamilan ektopik, aborsi spontan, kematian janin dalam rahim, prematuritas, infeksi

kongenital dan perinatal serta infeksi puerperal pada ibu. Penanganan kasus IMS harus dilakukan secara paripurna meliputi anamnesis, pemeriksaan klinis, diagnosis yang tepat, pengobatan dini dan efektif, edukasi pasien, penyediaan dan anjuran untuk dan penanganan pasangan seksualnya.

 

KASUS DAN METODE PENELITIAN

Seorang perempuan berusia tahun, beralamat di Playen Gunung Kidul, datang ke sub bagian IMS Poliklinik Kulit dan Kelamin RS Dr. Sardjito Yogyakarta dengan keluhan utama kutil di sekitar kelamin dan dekat anus.

Sejak ± 2 bulan yang lalu, timbul benjolan di dekat anus yang bertambah besar dan bertambah banyak, kadangterasa gatal, buang air besar sulit dan terasa sakit, kadang hingga disertai darah. Keluhan tersebut disertai  dengan sering timbul bisul terutama di perut bagian bawah dan kedua pangkal paha, beberapa sembuh sendiri tanpa diobati dan timbul bisul yang lain. Keluhan  di bawah dagu, lipat ketiak dan lipat paha, nyeri pada tenggorokan, badan demam dan terasa lemas disangkal. Keluhan sering demam dan sering diare disangkal. Pasien menyatakan badannya sempat bertambah kurus pada ± 3 bulan pertama kehamilannya, tetapi pasien tidak ingat berat badannya. Pasien juga mengeluhkan adanya keputihan berwarna putih keruh dari kemaluan sejak ± 2 bulan yang lalu. Keputihan tidak berbau, kadang terasa gatal, bertambah banyak.

Pasien adalah seorang ibu rumah tangga, pendidikan terakhir Sekolah Menengah Pertama (SMP), menikah saat berusia 19 tahun, berhubungan seksual pertama kali setelah menikah dengan suami, jumlah pasangan seksual 1 orang (suami), hubungan seksual dilakukan secara genito-genital dan ano-genital, tanpa kondom. Suami pasien bekerja sebagai supir truk antar kota antar propinsi dan pulang ke rumah setiap 1-2 bulan. Saat ini pasien sedang hamil ± 5 bulan, riwayat kehamilan sebelumnya disangkal. Riwayat keluhan berupa bintil-bintil berair, luka yang tidak nyeri, bintil-bintil di kemaluan dan keputihan sebelumnya pada pasien disangkal. Riwayat kencing nanah, bintil-bintil berair, dan luka yang tidak nyeri pada suami tidak diketahui.

Keadaan umum pasien tampak lemah, status gizi kesan kurang, kesadaran compos mentis, tanda vital dalam batas normal. Status dermato-venereologis pada hampir seluruh tubuh kulit serotik; pada perut bagian bawah dan kedua pangkal paha terdapat makula dan papul hiperpigmentasi, teraba keras, multipel, tersebar; pada vulva, perineum dan perianal terdapat papul verukosa multipel dengan luas area (perianal) ± 6 x 5 cm2, hasil tes acetowhite positif. Pemeriksaan inspekulo pada cervix didapatkan bintik-bintik kemerahan (strawberry cerviks ) cervix dan fornix tertutup  discharge putih keabuan berbuih dan vagina tertutup discharge putih homogen menggumpal. Pada apusan discharge fornix yang ditetesi NaCl 0,9% didapatkan T. vaginalis, pemeriksaan Gram apusan discharge vagina didapatkan pseudohifa. Hasil pemeriksaan laboratorium titer tes Venereal Diseases Reference Laboratory (VDRL) positif 1/32, Treponema Pallidum, Haemagglutination Assay (TPHA) positif, anti-HIV dengan metode ICT 0 (non reaktif), HIV dengan metode ELFA 0.07 (nonreaktif, cut-off 1.0). Dilakukan biopsi pada kulit perianal dengan kesimpulan hasil secara histopatologis sesuai kondilomata lata. Diagnosis kerja dan kandidiasis vulvovaginalis (KVV) pada kehamilan.

Pasien diobati dengan benzathine penicillin G 2,4 juta unit IM dalam dosis terbagi pada pantat kanan dan kiri (hasil tes alergi terhadap benzathine penicillin G negatif), metronidazol 2g

dosis tunggal, dan nistatin 1 x 100.000 unit intravagina untuk 14 hari. Pasien dirujuk ke Poliklinik Kebidanan untuk pemeriksaan kehamilan, direncanakan untuk tes VDRL kuantitatif dan TPHA kualitatif 1 bulan setelah terapi dengan benzathine penicillin G, serta direncanakan untuk tes HIV ulang 3 bulan lagi. Pasien diminta mengajak suaminya memeriksakan diri ke sub bagian IMS Poliklinik Kulit dan Kelamin RS Dr. Sardjito Yogyakarta untuk pelacakan IMS.

    Saat kontrol 1,5 bulan setelah terapi dengan benzathine penicillin G, pasien menyatakan bahwa bisul dan kutil sudah sembuh. Status dermatovenereologis pada hampir seluruh tubuh kulit serotik; pada perut bagian bawah dan kedua pangkal paha terdapat macula hiperpigmentasi batas kurang tegas, multipel, tersebar. Pemeriksaan inspekulo pada cervix sudah tidak didapatkan bintik-bintik kemerahan dan discharge putih keabuan berbuih, vagina masih tertutup sedikit discharge putih keabuan menggumpal. Pada apusan discharge fornix yang ditetesi NaCl 0,9% sudah tidak didapatkan T.vaginalis, pemeriksaan Gram apusan discharge  vagina masih didapatkan pseudohifa. Hasil laboratorium titer VDRL positif 1/8 dan TPHA positif. Pemeriksaan ultrasonografi (USG) di Poliklinik Kebidanan didapatkan hasil kesan kehamilan baik. Diagnosis akhir adalah sifilis sekunder (membaik) pada primigravida hamil preterm (27+6

minggu) belum dalam persalinan dengan sifilis sekunder post terapi dan dengan KVV. Pasien diberi nistatin 1x 100.000 unit intravagina untuk 14 hari, direncanakan untuk tes HIV ulang 1,5 bulan lagi, serta direncanakan untuk tes VDRL kuantitatif dan TPHA kualitatif ulang 3 bulan setelah terapi dengan benzathine penicillin G. Hingga saat kontrol, suami pasien belum dapat dihubungi dan belum pernah pulang ke rumah.

 

HASIL PENELITIAN

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa terdapat faktor risiko berupa sumber penularan bagi seorang perempuan untuk menderita IMS, yaitu jika didapatkan jawaban ’ya’ untuk satu atau lebih dariper tanyaan: 1) mempunyai lebih dari satu pasangan seksual dalam 3 bulan terakhir, 2) memiliki pasangan seksual baru dalam 3 bulan terakhir, 3) pasangan seksualnya mengalami IMS, dan 4) perilaku mitra seksual berisiko tinggi misalnya para wanita dan pria penjaja seks, remaja, pengemudi truk jarak jauh, anggota militer termasuk anggota kepolisian, serta para narapidana.2 Pada kasus ini, pasien mempunyai sumber penularan IMS, yaitu perilaku mitra seksual yang berisiko tinggi karena bekerja sebagai pengemudi truk jarak jauh.

Perempuan hamil lebih rentan menderita Infeksi Menular Seksual (IMS) akibat perubahan-perubahan yang terjadi selama kehamilan, baik perubahan dalam respon imun, hormonal maupun anatomis, yang dapat mengubah manifestasi klinis IMS serta menimbulkan masalah tersendiri dalam diagnosis dan penatalaksanaannya. Kehamilan mempengaruhi mekanisme pertahanan tubuh ibu melalui penekanan sistem imun, sehingga dapat menyebabkan timbulnya IMS multiple pada kasus. Penurunan sistem imun pada kasus juga dapat disebabkan oleh infeksi HIV, yang kemungkinan masih berada dalam periode jendela.

Sifilis adalah suatu penyakit sistemik yang disebabkan oleh Treponema Pallidum, subspecies Pallidum, suatu spiroketa mikroareofilik yang hanya menginfeksi manusia. Berdasarkan perjalanan alamiah penyakitnya, sifilis dibagi menjadi stadium primer (chancre), stadium sekunder (lesi mukokutaneus dan/atau limfadenopati, dengan atau tanpa keterlibatan organ), stadium laten dan stadium tersier. Manifestasi klinis sifilis stadium sekunder muncul 2-12 minggu hingga beberapa bulan setelah munculnya chancre  atau sebelum chancre sembuh pada 15% kasus, sebagai akibat dari penyebaran T. vaginalis secara hematogen. Lesi awal sifilis stadium sekunder biasanya berupa erupsi makula dan patch oval merah muda yang multipel, tersebar, berdiameter 0.5-2 cm, tidak berskuama, terutama pada badan dan ekstremitas bagian fleksor termasuk telapak tangan  dan kaki (roseola syphilitica). Beberapa hari kemudian makula menjadi papul berwarna tembaga gelap, terutama pada daerah genitalia, wajah, telapak tangan dan kaki.

    Lesi sifilis stadium sekunder pada mukosa sangat infeksius, berupa kondilomata lata, patch pada mukosa dan faringitis. Kondilomata lata terdiri dari papul atau plak sewarna kulit atau hipopigmentasi, permukaannya dapat halus, berjonjot atau tertutup oleh pertumbuhan yang menyerupai bunga kembang kol (cauliflower-like) sehingga sering salah terdiagnosis sebagai kondiloma akuminata. Kondilomata lata merupakan akibat dari penyebaran T. Pallidum secara langsung dari lesi primernya, sehingga biasanya dijumpai pada area di sekitar chancre yaitu pada perineum atau anus, yang dapat timbul sebelum atau segera setelah lesi generalisata pada sifilis stadium sekunder. Tes acetowhite dinyatakan positif dengan timbulnya warna putih pada lesi setelah diolesi dengan larutan asam asetat 3-5% sebagai akibat dari koagulasi sitokeratin epitelial. Tes acetowhite dapat memberikan hasil positif palsu terutama pada kondisi-kondisi inflamasi, sehingga tes tersebut tidak spesifik untuk penegakan diagnosis kondiloma akuminata.

Pada perempuan, gejala subjektif dan manifestasi klinis dapat digunakan untuk mengarahkan diagnosis, namun tes serologis untuk sifilis tetap merupakan tes diagnostik yang paling berguna. Melalui tes serologis, diagnosis sifilis ditegakkan jika didapatkan hasil reaktif pada tes nontreponemal (VDRL, Rapid Plasma Reagin/RPR) dan hasil reaktif pada tes treponemal (TPHA, Treponema Pallidun Particle agglutination Assay/ TPPA, Microhaemagglutination Assay with Treponema Pallidun antigen/MHATP, Fluorescent Treponemal Antibody-Ab sorption/FTA-Abs, Treponemalbased Enzyme Immunoassays/EIAs).

Titer tes nontreponemal yang tinggi (≥1/32) mengidentifikasi adanya infeksi aktif, sementara titer yang (≤ 1/8) dapat menetap hingga bertahun-tahun setelah pengobatan yang adekuat pada sifilis stadium lanjut. Pada perempuan hamil yang beresiko tinggi terinfeksi sifilis, tes serologis untuk sifilis harus dilakukan pada saat pertama kali memeriksakan kehamilannya. Tes tersebut diulang lagi pada usia kehamilan 28-32 minggu dan saat hendak melahirkan. Jika terdapat hasil yang menyokong diagnosis sifilis dari salah satu tes tersebut, pengobatan harus segera diberikan dengan regimen penisilin sesuai stadium sifilis diderita. Pengobatan dinyatakan adekuat jika didapatkan penurunan titer tes nontreponemal ≥ 4 kali dari titer awal (misalnya 1/32 menjadi ≤1/8) dalam waktu 6 bulan pada sifilis stadium primer dan sekunder sedangkan tes treponemal dapat tetap reaktif seumur hidup. Sifilis sekunder pada penderita yang berisiko tinggi atau telah dinyatakan positif HIV, follow-up manifestasi klinis dan tes serologis dilakukan pada bulan ke-3, 6, 9, 12 dan 24.

    Diagnosis sifilis pada kasus ditegakkan berdasarkan anamnesis, status dermatovenereologis, pemerik saan histopatologis dan serologis. Penurunan titer tes nontreponemal pada pemeriksaan ulang 1,5 bulan setelah terapi dengan benzathine penicillin G menunjukkan bahwa pengobatan yang diberikan telah adekuat. Pasien berisiko tinggi terinfeksi HIV, sehingga walaupun hasil tes HIV masih dinyatakan negatif, penderita direncanakan tes serologis ulang untuk sifilis 3 bulan setelah terapi.

Trichomoniasis adalah suatu IMS yang disebabkan oleh protozoa Trichomonas vaginalis, dengan masa inkubasi 4-28 hari. Pada perempuan, T. Vaginalis dapat diisolasi dari vagina, uretra, cervix, kelenjar Bartholini dan kandung kemih. Manifestasi klinisnya bervariasi mulai dari karier asimtomatis hingga vaginitis berupa discharge vagina berwarna kuning kehijauan, berbau, eritema dan pruritus pada vulva, dispareunia, rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah, atau disuria. Gambaran strawberry cervix atau colpitis macularis yang merupakan disebabkan oleh adanya titik-titik perdarahan (punctate hemorrhages) pada dinding vagina dan cervix. Trichomonas vaginalis dapat terlihat melalui pemeriksaan apusan discharge vagina yang ditetesi larutan garam fisiologis berupa protozoa bebentuk ovoid berflagela. Regimen pengobatan yang direkomendasikan adalah metronidazole oral 2 gr dosis tunggal, tinidazole oral 2 gr dosis tunggal atau metronidazole oral 2x 500 mg selama 7 hari. Pengobatan pada trichomoniasis dapat mengurangi keluhan discharge vagina pada perempuan hamil dan dapat mencegah infeksi saluran pernapasan atau genital pada bayi baru lahir. Pada kasus ini, diagnosis trichomoniasis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik (inspekulo) dan laboratorium. Pengobatan dengan metronidazole oral 2g dosis tunggal memberikan perbaikan dengan tidak ditemukannya lagi T. vaginalis pada apusan discharge fornix saat kontrol 1,5 bulan kemudian.  Candida lebih mudah menginfeksi vagina pada kehamilan karena tingginya kadar hormon estrogen yang akan meningkatkan kadar glikogen dalam jaringan vagina dan memperkuat penem pelan Candida ke mukosa vagina. Kandidiasis vulvovaginalis ditandai oleh adanya keluhan gatal pada vulva, discharge vagina berwarna putih kekuningan seperti keju dengan konsistensi bervariasi mulai encer hingga kental, iritasi pada vagina, dispareunia, rasa panas seperti terbakar pada vulva, dan disuria. Pilihan pengobatan bagi KVV pada perempuan hamil adalah secara intravagina dengan sediaan antijamur golongan azole selama 7 hari (klotrimazole 1x100mg, mikonazole 1x100mg) atau nistatin 1x100.000 unit selama 14 hari. Diagnosis KVV pada pasien ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik (inspekulo) dan laboratorium. Pengobatan dengan nistatin intravagina 1x100.000 unit selama 14 hari pada pasien belum menunjukkan perbaikan yang bermakna.

 

KESIMPULAN

Telah dilaporkan satu kasus wanita hamil dengan IMS multipel. Sumber penularan diduga dari suami yang berprofesi sebagai pengemudi truk jarak jauh. Infeksi Menular Seksual Multipel yang diderita kemungkinan karena status imunologis yang menurun karena kondisi hamil, dan perubahan anatomis serta hormonal akibat kehamilannya.

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. Hitti J dan Watts DH. Bacterial sexually transmitted infections in pregnancy. Dalam: Holmes KK, Sparling PF, Stamm WE, Piot P, Wasserheit JN, Corey L, dkk (eds). Sexually Transmitted Diseas,  4th ed., New York, McGraw-Hill Medical, 2008:1529-61.
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman nasional penanganan infeksi menular seksual. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Ling kung an, Jakarta, 2011.
  3. Sanches MR. Syphilis. Dalam: Wolff K, Goldsmith LA, Katz SI, Gilchrest BA, Paller AS, Leffell DJ (eds). Fitzpatrick’s Dermatology In General Medicine 7th ed., vol. II, New York, McGraw Hill Medical, 2008:1955-1977.
  4. Lukehart SA. Biology of Treponemes. Dalam: Holmes KK, Sparling PF, Stamm WE, Piot P, Wasserheit JN, Corey L, dkk (eds). Sexually Transmitted Disease, 4th ed., New York, McGraw-Hill Medical, 2008:647-59.
  5. Sparling PF, Swartz MN, Musher DM, Healy BP. Clinical manifestations of syphilis. Dalam: Holmes KK, Sparling PF, Stamm WE, Piot P, Wasserheit JN, Corey L, dkk (eds). Sexually Transmitted Disease, 4th ed., New York, McGraw-Hill Medical, 2008:661-84.
  6. Kumar B dan Gupta S. The acetowhite test in genital human papil lomavirus infection in men: what does it add? 56 )7 2001;15:27–29.
  7. Androphy EJ dan Lowy DR. Warts. Dalam: Wolff K, Goldsmith LA, Katz SI, Gilchrest BA, Paller AS, Leffell DJ (eds). Fitzpatrick’s Dermatology In General Medicine, 7th ed., vol. II, New York, McGraw Hill Medical, 2008:1914-1922.
  8. Centers for Disease Control and Prevention. Sexually transmitted diseases treatment guidelines. MMWR 2010;59: RR-12.
  9. Garcia AL, Madkan VK, Tyring SK. Gonorrhea and other venereal diseases. Dalam: Wolff K, Goldsmith LA, Katz SI, Gilchrest BA, Paller AS, Leffell DJ (eds). Fitzpatrick’s Dermatology In General Medicine, 7th ed., vol. II, New York, McGraw Hill Medical, 2008:1993-2000.
  10. Sobel JD. Vulvovaginal candidiasis. Dalam: Holmes KK, Sparling PF, Stamm WE, Piot P, Wasserheit JN, Corey L, dkk (eds). Sexually Transmitted Disease, 4th ed., New York, McGraw-Hill Medical, 2008:823-38.

 

Halaman URL : http://bikdw.ukdw.ac.id/index.php/bikdw/article/view/5

Jurnal Volume 1, Nomor 1, Oktober 2015

Terindeksasi oleh : Google search, Scholar Google

Hasil Pencarian Menggunakan Search Engine Index by Scholar Google pada tanggal 16 Oktober 2018 jam 13.00 WIB

File Jurnal Berupa PDF

Catatan : Review ini dibuat sebagai materi Tugas MK “Teknologi dan Informasi” pada jurusan kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi (www.stikesmi.ac.id) yang diampu oleh Geri Sugiran AS, STP (www.geri.my.id)